MAKALA SOFTWARE AKUNTANSI

PENGGUNAAN KOMPUTER DALAM 
AKUNTANSI





DISUSUN OLEH :
ARCHIE M. SAPULETE (118300XX)
&
YOHANIS UBERY (118301XX)



FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
 MERDEKA MALANG
2011







KATA PENGANTAR

Sebelumnya kami mengucapkan puji dan syukur ke Hadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makala ini tepat pada waktunya.

Terdorong oleh rasa ingin tahu, kemauan, kerja sama dan kerja keras ,kami kerahkan seluruh upaya demi mewujudkan keinginan ini. Semoga tulisan ini dapat memenuhi kewajiban kami dalam tugas hardware tentang monitor. Adapun harapan kami, semoga tulisan ini dapat menambah wawasan pembaca mengenai software akuntasi, kekurangan serta kelebihan software ini. Kami menyadari bahwa makala kami ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makala ini.  







                                                                                                        Hormat Kami,

  
               Penulis
                                                                                                 



                                                                             

BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG

Dengan munculnya komputer, semakin banyak data, pekembangan  perusahaan, pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia di dalam perusahaan dan penggunaan berbagai teknologi. Dengan munculnya komputer, semakin banyak data yang dapat diolah menjadi informasi baik yang bersifat finansial maupun non-finansial.

Pengolahan data dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi. Namun banyak fakta menunjukan kehadiran komputer tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku bisnis. Keterlambatan laporan masih saja merupakan kendala yang dihadapi, bahkan banyak pelaku bisnis terjebak dalam kekacauan informasi yang disebabkan katidak mampuan mereka dalam menggunakan teknologi itu sendiri.

Hal ini terjadi karena kurangnya pengendalian dan pemahaman akuntansi, sehingga menghasilkan banyak informasi yang tidak berguna, dan tidak memenuhi prinsip akuntansi. Dokumen dasar yang digunakan sebagai bukti transaksi pada suatu system sangat menentukan tingkat pencapaian tujuan sebuah perusahaan.


Kekurangan atau dokumen-dokumen yang kurang berkualitas yang menyebabkan tidak berjalannya informasi sesuai dengan yang dibutuhkan dan diinginkan, sebaliknya kelebihan dokumen dasar dapat menimbulkan kekacauan dalam pengolahan data sehingga memicu terjadinya kesalahan pemasukan data yang menyebabkan terjadinya kesalahan berantai.

Hal ini akan mengganggu kinerja sebuah perusahaan dalam pengolahan data dan dalam pembuatan laporan-laporan keuangan dan  akan selalu terjadi kekacauan jika pemahaman terhadap proses penggunaan program tersebut kurang.

B.     MANFAAT

Pada saat ini juga banyak pengguna software akutansi tidak mengetauhi bagaiman penggunaan software tersebut dan terjebak dalam lubang yang sama dan akhirnya dalam pelaporan akhir terjadi kekacauan. Hal ini di sebabkan kerena mereka selalu di bingungkan jika berhadapan dengan software yang benar-benar baru bagi mereka.

Ada kalanya mereka tidak tahu software apa yang tepat digunakan perusahaan mereka. Kadang kala beberapa perusahaan juga terjebak oleh nama software buatan luar negeri padahal mereka belum tahu apakah software yang mereka gunakan cocok digunakan oleh perusahaan mereka.

C.     TUJUAN
Tujuan saya membuat makalah ini karena pada saat ini sudah banyak software akutansi dan setiap perusahaan tidak selalu menggunakan software yang sama satu perusahaan dengan yang lain. Ada kalanya pengguna software akutansi tersebut tidak mengerti bagaimana penggunaan software tersebut karena kita berhadapan dengan software yang benar-benar baru buat pengguna software tersebut.

Memberitahukan bagaimana penggunaan software yang benar dengan memberikan contoh software yang cocok digunakan untuk keperluan apa dan jenis perusahaan jenis apa yang cocok menggunakan software tersebut.
Memberitahukan bahwa selamanya bahwa software buatan luar negeri selalu cocok dengan perusahaan yang berdomisili di indonesai karena perbedaan pemahaman mereka tentang aturan akutansi yang ada di Indonesia.





BAB II
PERMASALAHAN

A.     PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP
BIDANG AKUNTANSI

Sistem informasi akuntansi manajemen adalah sistem informasi yang memproses input sehingga menghasilkan output untuk mencapai tujuan khusus manajemen. Proses adalah inti dari sistem informasi akuntansi manajemen. Proses dapat dijelaskan oleh aktivitas seperti pengumpulan, (collecting), pengukuran (measuring), penyimpanan (storing), analisis (analysis), pelaporan (reporting), dan pengelolaan (managing) informasi. Output yang dihasilkan dapat berupa laporan khusus, biaya produksi, biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja, bahkan komunikasi personal.

Sistem informasi akuntansi manajemen mempunyai tiga tujuan utama,
yaitu (1) untuk menyediakan informasi yang digunakan dalam perhitungan biaya jasa, produk dan tujuan lain yang diinginkan manajemen, (2) untuk menyediakan informasi yang digunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan yang berkesinambungan, serta (3) untuk menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan (Hansen, 2000). Ketiga tujuan ini mengungkapkan bahwa manajer dan pengguna lainnya membutuhkan informasi akuntansi manajemen dan perlu mengetahui bagaimana cara menggunakannya.

Informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajemen mengidentifikasikan suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja. Informasi akuntansi manajemen dibutuhkan dan digunakan dalam semua lingkup manajemen, meliputi perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Lebih jauh lagi, kebutuhan akan informasi tidak terbatas pada organisasi manufaktur, tetapi juga mencakup organisasi dagang dan jasa.

Lingkungan ekonomi yang dihadapi banyak perusahaan dewasa ini telah
menuntut adanya pengembangan terhadap praktek-praktek akuntansi manajemen yang inovatif dan relevan. Tekanan persaingan global telah mengubah lingkungan ekonomi. Perubahan ini menyebabkan terciptanya lingkungan baru pada bidang akuntansi manajemen, setidak-tidaknya untuk sejumlah besar organisasi. Karena lingkungan berubah, maka akuntansi manajemen tradisional tidak digunakan lagi. Faktor-faktor kunci perubahan ini adalah (1) orientasi kepada pelanggan, (2) perspektif lintas fungsional, (3) persaingan global), (4) manajemen mutu total (TQM), (5) waktu sebagai unsur kompetitif, (6) kemajuan dalam teknologi informasi, (7) kemajuan lingkungan manufaktur, (8) pertumbuhan dan deregulasi dalam industry jasa, dan (9) manajemen berdasarkan aktivitas (ABM). Ada dua kemajuan yang signifikan berhubungan dengan teknologi informasi. Yang pertama erat kaitannya dengan manufaktur yang terintegrasi dengan komputer (Computer-Integrated Manufacturing = CIM). Dengan proses produksi terotomatisasi, komputer digunakan untuk memonitor dan mengendalikan berbagai operasi. Dengan penggunaan komputer, sejumlah besar informasi yang berguna dapat dikumpulkan dan dilaporkan kepada manajer dengan segera. Apa yang sedang
terjadi di bagian produksi dapat diketahui dengan segera pula. Sekarang sudah
dimungkinkan untuk memantau produk secara terus menerus ketika mereka
bergerak menuju pabrik dan mencatat berbagai hal pada saat yang sama, seperti Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 2, No. 2, Nopember 2000: 127 –
biaya unit yang diproduksi, bahan yang digunakan, sisa, dan biaya produksi.

Hasilnya adalah suatu sistem informasi yang secara terpadu mengintegrasikan
Data proses produksi dengan pemasaran dan akuntansi. Otomatisasi tersebut dapat meningkatkan kuantitas dan kecepatan informasi. Karena manajer memanfaatkan nilai sistem informasi yang lebih kompleks, maka mereka harus memiliki akses data dari sistem dan mampu memilah serta menganalisisnya secara cepat dan efisien. Di lain pihak, ini mengimplikasikan bahwa alat-alat untuk analisis harus andal. Kemajuan kedua adalah ketersediaan alat-alat yang dibutuhkan, seperti ketersediaan komputer personal (PC), software, dan paket-paket grafis yang memudahkan pengguna (user friendly).

Komputer personal berfungsi sebagai penghubung komunikasi ke sistem informasi perusahaan, sedangkan software dan paket grafis memberikan manajer kemampuan analitis untuk menggunakan informasi tersebut. Alat bantu PC dan software tersedia bagi manajer dari semua jenis organisasi. PC dan software yang mudah pengoperasiannya memungkinkan
manajer melakukan lebih banyak analisis dan mengurangi ketergantungannya pada departemen sistem informasi yang tersentralisasi. Jika sebuah PC juga bertindak sebagai suatu terminal dan dihubungkan ke database organisasi, maka manajer dapat mengakses informasi dengan cepat dan menyiapkan lebih banyak laporannya. Akuntan manajemen sekarang lebih fleksibel merespon kebutuhan manajerial untuk aktivitas kalkulasi biaya produksi yang lebih kompleks. Selain itu, kemampuan perhitungan yang cepat dewasa ini telah memungkinkan penyusunan laporan pada saat dibutuhkan. Banyak perusahaan menemukan bahwa peningkatan daya respon dari sistem informasi akuntansi manajemen kontemporer memungkinkan mereka merealisasikan penghematan biaya secara berarti melalui penghapusan sejumlah besar laporan bulanan internal. Hansen dan Mowen (2000) menyatakan bahwa akuntansi manajemen tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungannya, namun akuntansi manajemen itu sendiri dapat mempengaruhi perkembangan dalam organisasi, masyarakat, dan lingkungan lainnya. Beberapa trend yang berpengaruh pada bidang akuntansi manajemen antara lain adalah increasing requirement, advance informations technology, dan just in timedivercity.

Perkembangan yang terjadi dalam akuntansi manajemen akibat kemajuan teknologi informasi disebabkan oleh beberapa hal, yaitu customer orientation, total quality management, time as competitive element, advances in the information technology, advances in the manufacturing environment, service industry growth dan global competition. Akuntansi manajemen harus mampu menghadapi tantangan perubahan lingkungan sehingga dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan perubahan teknologi manufaktur, teknologi sistem informasi dan persaingan global. Sistem akuntansi manajemen harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Selain itu, kemajuan teknologi membawa dampak terhadap perkembangan dunia industri yang menuntut adanya kriteria penilaian kinerja perusahaan untuk mencapai tujuan secara optimal. Kriteria tersebut menyebabkan bidang akuntansi manajemen untuk dapat menyajikan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka pengambilan keputusan manajemen, baik strategik maupun taktis.

D.    DAMPAK SOFTWARE AKUNTANSI

Kemajuan teknologi informasi juga membawa dampak besar pada perkembangan dalam paradigma maupun pada teknologi manufaktur. Beberapa faktor akuntansi manajemen yang mendasar mengalami perubahan akibat penggunaan teknologi informasi. Perubahan tersebut antara lain mencakup proses perencanaan, pengendalian aktivitas rutin, struktur organisasi dan situasi kerja. Dalam situasi dimana lingkungan berubah, maka rencana organisasi juga harus berubah agar tetap bertahan dan keadaan organisasi tetap stabil. Organisasi yang dihadapkan dengan perubahan lingkungan harus responsif jika tidak ingin mengalami penurunan aktivitas yang tidak dapat dihindarkan. Kondisi ini mengharuskan manajemen untuk selalu melakukan peningkatan yang inovatif secara kontinu disegala aspek agar perusahaan dapat tetap bertahan dalam persaingan yang sangat ketat, bahkan dapat memungkinkan perusahaan dapat menjadi leading company.
Akuntansi manajemen hendaknya memperhatikan aplikasi konsep-konsep manajemen dan akuntansi yang tepat, serta teknik untuk menyajikan informasi
keuangan yang berguna bagi manajemen dalam melakukan perencanaan, pengawasan, pengambilan keputusan, dan alokasi sumber daya yang paling ekonomis. Dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki, penerapan
teknologi informasi merupakan suatu tantangan bagi akuntansi manajemen dalammenghadapi teknologi yang ada.

Akuntan manajemenlah yang menentukan keputusan untuk menyesuaikan kemampuan teknologi informasi dengankemampuan atau kapasitas perusahaan. Akuntan manajemen bertanggung jawab menciptakan iklim yang positif untuk melakukan perubahan didalam suatuorganisasi. Jelasnya, terdapat keuntungan bagi manajemen untuk mengaplikasikanteknologi informasi. Teknologi informasi juga dapat memberikan kesempatan dan mendukung perusahaan untuk mampu lebih berkompetisi dalam era globalisasi.

Pengertian kemampuan yang lebih kompetitif mengacu pada penyediaan fasilitas untuk dapat bersaing melalui perbaikan mutu pelayanan. Berikut ini adalah beberapa contoh implementasi teknologi informasi dalam akuntansi manajemen. Penerapan EDI dalam Just In Time (JIT) menawarkan pengendalian persediaan, mengarahkan orientasi pada kualitas dan efisiensi tenaga kerja. EDI juga memberikan peluang pada akuntan manajemen dalam meningkatkan kualitas yang berkaitan dengan production, shedulling, sales forecasting, mempercepat internal response time, berhubungan secara lebih dekat dengan pelanggan, dan membantu manajemen dalam meningkatkan pengendalian aktivitas bisnis. Dalam Activity Based Costing (ABC), teknologi informasi dapat diterapkan untuk mengolah informasi biaya sehingga dapat memberi kejelasan mengenai sumber atau penyebab dari pos-pos biaya secara cepat dan terorganisasi.

Sedangkan dalam Total Quality Control (TQC), teknologi informasi dapat diterapkan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan sehingga memungkinkan menghasilkan produk yang sempurna (zero-defect) dan mutu produk merupakan tanggung jawab dari semua bagian. Perkembangan teknologi informasi dalam akuntansi manajemen juga dapat menyediakan informasi tentang korelasi antara biaya dan waktu dengan cepat dan relevan. Hal ini menjadikan manajer mampu merespon perubahan kondisi pasar secara cepat dan tepat. Selain itu, penerapan manufacturing cell dapat mempercepat waktu yang digunakan untuk produksi dan menurunkan biaya produksi.

Munculnya Computer–Integrated Manufacturing (CIM) juga merupakan salah
satu bentuk penerapan teknologi informasi. CIM mengaplikasikan beberapa
kemampuan. Yang pertama, produk dirancang melalui pemanfaatan sistem
rancangan komputer (Computer-Assisted Design (CAD)). Yang kedua, rancangan diuji dengan menggunakan sistem rekayasa komputer (Computer-Assisted Engineering (CAE)). Yang ketiga, produk dibuat dengan menggunakan system (Computer-Assisted Manufacture (CAM)). CAM menggunakan mesin dan robot yang dikendalikan oleh komputer. Yang keempat, sistem informasi yang menghubungkan berbagai macam komponen terotomatisasi. Salah satu ciri CAM adalah system manufaktur yang fleksibel, yaitu sistem yang mampu membuat produk yang dimulai dan diakhiri dengan menggunakan robot serta alat-alat otomatis yang dikendalikan oleh komputer mainframe. Kemampuan menghasilkan berbagai produk yang sama ini merupakan suatu keunggulan. Tantangan bagi akuntan manajemen lainnya adalah berupa tekanan luar yang berasal dari partner dagang (internal pressure). Banyak perusahaan dan organisasi yang menyadari bahwa mereka tidak dapat melanjutkan aktivitas usahanya bila tidak bergabung dengan Information Technology Network.


Perusahaan yang ketinggalan dalam menerapkan teknologi informasi akan sulit berkomunikasi dengan yang lain disamping tidak dapat bersaing. Sedangkan perusahaan yang telah mengimplementasikan teknologi informasi merasa enggan untuk berhubungan dengan perusahaan yang belum mengimplementasikan teknologi informasi.

Akuntan manajemen juga harus mempertimbangkan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Mereka harus mampu menyesuaikan tingkat perkembangan perusahaan dengan tersedianya perangkat keras dan perangkat lunak yang ada. Implementasi teknologi informasi harus mempertimbangkan bukan hanya biaya investasi saja, melainkan juga biaya perawatan dan biaya operasi, termasuk biaya tenaga ahli dan pemakaian jaringan pada pihak ketiga.

Akhirnya, dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi informasi
harus juga disesuaikan dengan kultur atau budaya manusia secara umum. Jangan sampai dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi informasi tersebut hanya melihat dari sisi teknologinya saja tanpa mempertimbangkan konteks social dan kultur di negara asal yang kondisinya jauh berbeda. Dari gambaran diatas, terdapat suatu fenomena yang menarik, yaitu sistem informasi dan teknologi yang canggih akan memberikan peluang untuk membuat organisasi lebih hidup.










BAB III
PEMBAHASAN

A.     PENGERTIAN KOMPUTER AKUNTANSI



  

Menurut jenis kegiatannya akuntansi dapat diklasifikasi menjadi beberapa golongan yang saling berkaitan satu dengan lainnya :

Ø  Akuntansi financial (financial accounting)
• • Auntansi Biaya (cost Accounting)
• • Akuntansi anggaran (Budgetary Accounting)
• • Akuntansi pajak (tax accounting)
• • Pemeriksaan akuntansi (auditing)
Ø  Akuntansi manajemen
• • Akuntansi strategis (planning)
• • Akuntansi pemerintahan dan lembaga
• • System Akuntansi
• • System distribusi
• • System Inventory
• • System Penjualan
• • System Komputer akuntansi


B.     SISTEM KOMPUTER AKUNTANSI


Sistem akuntansi berkembang seiring dengan pekembangan perusahaan, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengetahuan karyawan dan penggunaan teknologi. Dengan munculnya komputer, semakin banyak data yang dapat diproses menjadi informasi lebih baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, Pengolahan data dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi.
Namun banyak fakta menunjukan kehadiran komputer tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku bisnis. Keterlambatan laporan masih saja merupakan kendala yang dihadapi, bahkan banyak pelaku bisnis terjebak dalam kesemrawutan informasi. Hal ini terjadi karena kurangnya pengendalian dan pemahaman akuntansi oleh perusahaan itu sendiri maupun penggunaan software tersebut oleh karyawan perusahaan itu sendiri, sehingga menghasilkan banyak informasi yang tidak berguna bagi perusahaan, dan tidak memenuhi prinsip dasar akutansi akuntansi.



Walaupun pada dasarnya setiap perusahaan mengolah data dengan cara yang sama namun besar kecil perusahaan, jenis usaha dan teknologi yang digunakan serta pengaruh sumber daya lainnya menyebabkan system akuntansi satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda.



C.     KERANGKA SISTEM AKUNTANSI


Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah suatu fungsi yang melaksanakan tugas pengolahan data financial menjadi informasi yang dibutuhkan bagi pemakai di dalam maupun di luar perusahaan. Sistem informasi akuntansi bertanggung jawab menyediakan informasi keuangan bagi tiap elemen lingkungan kecuali pesaing perusahaan. Sehubungan dengan kebutuhan informasi keuangan adalah kebutuhan manajemen level atas sehingga Sistem informasi akuntansi hanya melayani informasi yang berorientasi kepada manajemen level atas tersebut.
1.      Penjualan-Penjualan Faktur penjualan Rekening Piutang, penjualan
2.      Penerimaan Kas Kas Bukti Penerimaan kas Rekening piutang, dan kas
3.      Pembelian Pembelian Faktur Pembelian Rekening Persediaan barang
4.      Pengeluaran Kas Kas Bukti Pengeluaran Kas Rekening Utang dan Kas
5.      Payroll Umum Daftar Gaji/ Faktur biaya Rekening Gaji & Upah, Potongan, Utang gaji
Tabel di atas menunjukan bahwa dari setiap prosedure akan menghasilkan bukti transaksi. Catatan dalam jurnal akan diposting ke rekening buku besar. Tabel tersebut adalah sekedar untuk menunjukan hubungan antar elemen, dalam pelaksanaanya dapat bervariasi, tergantung dari metode yang dipilih.Tugas pengolahan data yang dilakukan Sistem informasi akuntansi meliputi 4 tugas dasar sbb :



Dan hasil dari semua proses di atas Laporan Keuangan merupakan proses akhir dari seluruh transaksi yang terjadi pada suatu perusahaan selama periode akuntansi tertentu. Pada umumnya laporan keuangan dibagi atas 3 bagian yakni :
1). Laporan laba-rugi
2). Laporan Perubahan Modal atau Laporan Laba Ditahan
3). Neraca.


Didalam menyusun laporan keuangan ini, diperlukan bukti transaksi dari setiap departemen yang ada di dalam perusahaan, dimana transaksi itu akan dicatat kedalam jurnal umum, setelah itu dikelompokkan ke dalam buku besar disamping membuat jurnal penyesuaian, proses selanjutnya memasukkan perkiraan-perkiraan yang ada pada buku besar kedalam neraca lajur, sehingga akan diperoleh laporan keuangan.

Dengan melihat dan memahami laporan keuangan, kita bisa mengetahui bagaimana kondisi dan keadaan suatu perusahaan, yang tentunya tidak semua orang bisa mengetahuinya. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi seseorang yang mampu menganalisa laporan keuangan khusunya di dalam mencari pekerjaan, dengan kata lain kemampuan itu akan dicari dan sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan.
Akuntansi komputer adalah sistem akuntansi yang mengautomatisasi transaksi bisnis dengan menerapkan manajemen terbuka, sehingga informasi akuntansi dapat diperoleh langsung melalui terminal yang tersebar dilingkungan perusahaan. Dengan tersediaanya fasilitas ini memungkinkan manajemen mendapat informasi melalui media visual pada monitor yang tersedia diruangannya sendiri tanpa harus menunggu laporan rutin yang diterbitkan bagian akuntansi.




D.    SOFTWARE AKUNTANSI

Hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih software akuntansi yaitu Prinsip dasar dan proses akunatnsi adalah pencatatan, pengikhtisaran, pelaporan dan  penganalisaan yang sejatinya adalah pengolahan informasi dari transaksi menjadi laporan yang akan digunaan oleh berbagai pihak yang berkepentingan dengan laporan-laporan tersebut. Adapun hal–hal yang perlu diperhatikan dalam memilih software akuntansi adalah sebagai berikut :

1.       Identifikasi kebutuhan kita yaitu seberapa jauhkan kebutuhan kita terhadap software akutansi dan apakah hanya terbatas pada pencatatan saja atau harus terintegrasi sampai pada laporan terperinci. Tetapi apabila perusahaan masih dalam rancangan penyusunan sistem maka disarankan untuk menggunakan jasa teller made.
2.       Memperhatikan fiturnya yaitu mencocokkan kebutuhan kita dengan fitur yang ditawarkan dan selain dari kemudahan kepraktisan penggunaan juga perlu diperhatikan cocok tidaknya dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
3.       Perkembangan softwarenya yaitu software yang baik tentunya juga harus lentur dalam mengikuti perkembangan jaman. Kemungkinan berkembangnya usaha kita akan berakibat pada berkembangnya seluruh aspek pendukung termasuk software akuntansinya. Jangan sampai kita harus berganti software di tengah jalan.
4.      After sales service policy yaitu kita akan menggunakan produk tersebut dalam  waktu yang lama sehingga after sales service policynya haruslah yang di support  dengan baik. Untuk tailor made biasanya turnover programnya cukup tinggi,  sehingga membutuhkan penyesuaian yang lama dari program yang baru. Dan  yang paling penting perhatikan apakah kita mampu mengatasi masalah yang  mungkin terjadi dalam panduan problem software guidance atau yang biasa di sebut dengan panduan penggunaan program yang diberikan oleh produsen.
5.      Budget dan referensi yaitu tentukan budget dari awal. Walaupun budget bukanlah merupakan satu–satunya pertimbangan lain yaitu after sales service, reliability dan perkembangannnya.


Aplikasi ini berfungsi untuk mendukung proses pencatatan pembukuan keuangan staff akunting. Software ini menghasilkan laporan keuangan seperti Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll.
  1. Daftar Perkiraan
  2. Jurnal Transaksi
  3. Buku Besar
  4. Buku Besar Pembantu
  5. Trial Balance
  6. Neraca Harian
  7. Neraca
  8. Laba/Rugi


Sekarang ini banyak sekali contoh software yang di gunakan contohnya Myob Premier V.7.5 yang berorientasi pada penggunaan multi user, multi currency dan jaringan. Aplikasi ini diciptakan dengan user friendly denga system pencatatan real time, sehingga mudah menggunakannya dan data yang dihasilkan selalu ter up-date, maka analisa dan laporan keuangan dapat diperoleh dengan akurat, efektif dan efisien.
MYOB Accounting Software adalah software akuntansi yang sangat powerful dan mudah digunakan oleh siapa saja. Jika anda mengelola sendiri bisnis anda sendiri, MYOB Accounting Software akan membantu anda dalam berbagai hal contohnya seperti:
- Menghemat waktu dalam mengelola dan menjalankan pembukuan
- Mengerti lebih dalam bisnis anda
- Mengelola barang dagangan anda.
Software ini sangat cocok untuk owner-operator, MYOB Accounting Software membantu anda dalam proses penjualan dan pembelian, track piutang dagang (receivable), hutang dagang (payables) and pajak (GST), email your quotes dan invoice dan banyak lagi - semuanya hanya dengan meng-klik beberapa tombol saja.
MYOB Accounting Software memudahkan anda dalam mendesign accounting process sesuai dengan kehendak anda sehingga lebih mudah digunakan ketika mencari informasi tentang bisnis anda. Dengan MYOB Accounting's powerful inventory management system, anda akan dapat dengan mudah mengetahui secara tepat jumlah stock jumlah pemesanan dan berapa yang sudah komit (committed).

  
Fungsi lain dari MYOB Accounting Software yaitu dapat melakukan analisis atas data bisnis anda dengan lebih dari 160 cara lebih mudah membuat keputusan dalam bisnis jika anda mempunyai informasi yang tepat dan sangat detail seperti:
- Lebih dari 160 laporan dan chart
- Nilai Profit & Loss dan Balance Sheet terbaru
- Membuat laporan yang menyeluruh kemudian merubah menjadi ke bentuk Microsoft Excel file untuk melakukan analisa lebih dalam.
- E-mail atau save semua laporan ke disk untuk accountant anda
- Gunakan Company Data Auditor untuk mendeteksi kesalahan umum dalam proses dan untuk memastikan integrasi informasi pada bisnis anda
Fungsi dan kelebihan lain dari MYOB Accounting Software masih banyak yaitu seperti di bawah ini :
1.      Kelola Customer dengan efektif
MYOB Accounting Software dapat memberikan anda laporan penjualan dan informasi costomer anda dengan cepat dan akurat. Semua laporan bisa di export ke berbagai format yang berbeda, sehingga dapat dikirim secara electronic atau membuka laporan-laporan tersebut dalam Microsoft Excel atau office software lainnya.
2.      Membuat Customized Forms
Anda bisa mendesain sendiri invoice dan laporan keuangan sesuai keinginan anda. Ciptakan formulir sesuai dengan keinginan anda, tambahkan logo anda, customized text, header, sub title, dll. MYOB form designer memudahkan anda membuatnya.
3.      Pengelolaan Inventory yang menyeluruh
MYOB Accounting Software secara otomatis meng-adjust inventory begitu terjadi penjualan. Anda dapat merecall, edit, reverse dan delete inventory adjustmen dan transfer seperti yang anda lakukan pada transaksi yang tercatat.
4.      MYOB Accounting Software juga memiliki fitur canggih dalam penetapan harga acuan dengan lima quantity break dan 6 level penetapan harga. Memungkinkan anda melakukan pemetaan harga dan strategi penjualan berdasarkan status pelanggan.
5.      Invoice pelanggan anda via email
Dengan MYOB Accounting Software anda bisa menghemat biaya surat menyurat dan perlengkapan kantor lainnya, karena invoice bisa dikirim via email. MYOB Accounting Software telah competible dengan Microsoft Outlook dan Netscape Mesanger
6.      Company Data Auditor
Company Data Auditor adalah sebuah rangkaian checklist atas integritas seluruh proses data anda.

Kini memang banyak software atau perangkat lunak yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan dalam sistem akuntansi di perusahaan. Sebut saja program buatan luar negeri atau biasa di sebut program impor seperti DacEasy Accounting (DAC), Quickbook, MYOB, Peachtree, Valauplus dan Oracle, yang terkenal di luar negeri dan cukup populer juga di kalangan dalam negeri. Sementara untuk local content, misalnya, ada Dbs Solution, Accurate, Zahir Accounting, ACCS, MAS Accounting, dan masih banyak lagi tersingkirkan oleh program buatan luar negeri.
Namun masalahnya, apakah program-program itu, baik lokal maupun buatan luar negeri cukup sederhana dan berguna untuk bisnis di Indonesia? Apakah hal itu juga sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di dalam negeri sesuai dengan Standard Akutansi Keuangan? Kesulitan kita kalau menggunakan software dari luar itu tidak selalu sama dengan standar akuntansi di Amerika contohya.



Karena itu, pada saat mengembangkan software akutansi, standar akuntansinya harus sudah ada,” software yang paling baik adalah software akuntansi yang di develop sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tailor made. “Kita tidak bisa menggunakan software yang sudah jadi, karena biaya yang dikeluarkan juga berbeda.

Software akuntansi memang dirancang untuk memudahkan perusahaan dalam penghitungan keuangannya. Mulai dari biaya produksi, operasional, hingga biaya distribusi dan masih banyak biaya-biaya yang lain. Jika sebelumnya  dilakukan secara manual, perusahaan terlebih dahulu harus membuat jurnal, lalu  memosting ke buku besar, lalu membuat neraca saldo, dan akhirnya membuat jurnal penyesuaian, hingga menjadi laporan keuangan.

Kini dengan berkembangnya teknologi komputer dan semakin  kompleksnya transaksi-transaksi yang berhubungan dengan proses pencatatan dalam akuntansi, pencatatan secara manual sudah tidak memungkinkan lagi, sangat tidak efisien.Accurate, misalnya. Software yang diproduksi oleh PT. Cipta Piranti Sejahtera (CPS Soft) ini sudah mengintegrasikan modul-modul penting dalam akuntansi, seperti general ledger (GL), account receivable (AR), account payable (AP) dan inventory. Walau dirancang untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor usaha kecil dan menengah (UKM), Accurate memiliki beberapa fitur penting seperti kemampuan mencatat transaksi dalam berbagai mata uang mulai dalam negeri hingga asing (multi currency), multi tax, multi user, dan multi company, bahkan mengonsolidasikan laporan keuangan dari beberapa anak perusahaan.

Proses pencatatan  transaksi melalui Accurate hanya dilakukan sekali saja. Software ini yang akan memosting, menjurnal sendiri, sesuai dengan posting yang sudah dibuat. Jadi tools ini memudahkan pelaku bisnis untuk mengetahui kondisi perusahaan, situasi keuangan secara tepat dan akurat.
Piranti lunak yang pernah mendapatkan APICTA (Asia Pacific ICT Awards) ini mampu membantu perusahaan dalam membuat laporan keuangan secara otomatis. Dengan menggunakan software ini, tidak ada lagi laporan akhir bulan untuk membuat laporan aliran kas, faktur pajak dan lain-lain. Software ini akan sangat membantu. Tidak ada lagi lembur. Bahkan tidak perlu lagi penambahan orang untuk kegiatan akuntansinya. Semua laporan sudah otomatis,

Baik Accurate maupun Zahir Accounting memang dirancang sesederhana dan semudah mungkin mungkin agar pengunanya tidak di buat pusing. Lihat saja tampilannya. Disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, tidak dengan bahasa akuntansi yang kadang susah untuk dipahami

Pada prinsipnya, kalau perusahaan mau menerapkan Zahir Accounting, tidak perlu ada training atau pelatihan  karena bahasanya mudah dimengerti. Struktur programnya sederhana, dan transaksinya juga seperti mengisi nota-nota transaksi saja, Sementara Accurate, dengan kecepatan 32 bit dapat dioperasikan dengan berbagai sistem sistem operasi seperti Windows 95, Windows 98, Windows NT, dan Windows 2000. Produk ini dilengkapi dengan tampilan grafis (graphic user interface) yang mudah dipahami, bahkan untuk orang yang baru pertama kali menggunakannya.

Jika dibandingkan dengan software buatan luar negeri, ada beberapa keunggulan produk lokal yang tidak dimiliki oleh software asing. Accurate dan Zahir Accounting, misalnya, bisa mencatat pajak penjualan (PPn) sebagaimana yang diterapkan di Indonesia. Bahkan, Zahir Accounting boleh dikatakan satu-satunya software akuntansi yang menggunakan giro mundur. Transaksinya juga bisa mencapai 15 digit atau setara dengan 920.000.000.000.000 (sembalian ratus dua puluh triliun). Bandingkan dengan produk impor yang menggunakan dollar AS dalam transaksinya.

Hal ini pula yang menjadi acuan para programmer Accurate dan Zahir Accounting untuk menggunakan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
Untuk masalah keamanan, karena menggunakan operating system Windows, database-nya pun menyesuikan dengan sistem yang digunakan oleh Microsoft. Bahkan Accurate menggunakan database yang berbasis klien server.

Mungkin Accurate yang pertama menggunakan database klien server untuk aplikasi UKM. Biasanya database yang menggunakan klien server ini adalah aplikasi yang skala besar untuk kelas enterprise yang harganya sangat mahal.Solusi bisnis yang terintegrasi beberapa produk software akuntansi ini memang memiliki kelebihannya dan kekurangan masing-masing. Tidak hanya produk lokal, produk asing pun, kendati memerlukan biaya yang relatif besar, manfaat yang bisa di dapat perusahaan juga setimpal.

Lihat saja, misalnya, Oracle Software Accounting. Software ini tidak hanya menampilkan transaksi-transaksi bisnis untuk kemudian dilaporkan sebagai laporan keuangan. Namun, lebih dari itu. Oracle menyiapkan solusi bisnis yang terintegrasi untuk semua bisnis di perusahaan.

Soalnya, di perusahaan-perusahaan biasanya terdapat fungsi dasar, seperti keuangan dan akuntansi, pemasaran dan penjualan, produksi dan distribusi, general administration, dan human resource. Fungsi-fungsi tersebut, apapun perusahaannya, tentu saling terintegrasi. Misalnya, keuangan dan penjualan, human resource dan produksi.

Karena terintegrasi inilah kami menyebutnya suite. Namun, perkembangan dari software akuntansi ini, di dunia aplikasi, itu yang paling mature jika dibandingkan dengan sistem produksi, maintenance peralatan, dan sistem distribusi.

Yang membedakan dengan Oracle Software Accounting, kita tidak hanya mengakomodasi dari fungsi-fungsi perusahaan, tetapi ada lagi yang namanya fungsi treasure. Apa bedanya fungsi treasure ini dengan kas? Manajemen kas ini adalah salah satu fungsi dari treasure di perusahaan. sebagai karyawan, juga bagian dari fungsi treasure ,Untuk mengaplikasikan perangkat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu :
1.      sesuai dengan visi perusahaan yaitu visi ini bersifat masa depan untuk kemudian dijabarkan strateginya sesuai dengan visi tersebut.
2.      harus ada pembenahan pada sistem.
3.      harus mendevelop atau mengembangakan sumber daya manusianya.



BAB IV

KESIMPULAN


Dan perlu kita menyadari bahwa perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam teknologi informasi dan komunikasi sangat berperan penting dalam dunia pendidikan dan bisnis. Hal ini dikatakan penting karena dunia usaha menuntut setiap jenis usaha mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat secara up to-date.
Pesatnya perkembangan ini membuat setiap orang yang terlibat dalam dunia usaha untuk selalu mengikuti kemajuan teknologi ini.
Salah satu perkembangan teknologi informasi dalam dunia usaha yang umum dipakai di dunia usaha di luar negeri adalah Aplikasi Akuntansi Komputer, namun sayangnya teknologi informasi ini masih belum umum untuk dunia usaha di Indonesia.
Walaupun pada dasarnya setiap perusahaan mengolah data dengan cara yang sama namun besar kecil perusahaan, jenis usaha dan teknologi yang digunakan serta pengaruh sumber daya lainnya menyebabkan system akuntansi satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda.
Dengan adanya software akunatnsi dinilai cukup praktis dalam pelaksanaan siklus akuntansi nnamun pengguna software harus benar – benar mengetahui ara kerjanya karena sedikit saja melakukan kesalahan maka dia harus mengulang dari awal prose pekerjaannya.


DAFTAR PUSTAKA


*      http://www.logikasolusi.com/pdf/ledgerdata.pdf


0 komentar:

Poskan Komentar